Kamis, 05 Mei 2011

Komisi X Bantah Cuma Jalan-Jalan ke Spanyol

Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Rully Chairul Azwar, membantah kunjungan kerja ke Spanyol hanya untuk jalan-jalan dengan menghabiskan anggaran negara. Menurut Rully yang juga pemimpin rombongan, kunjungan kerja dilakukan sebagai amanah dalam peningkatan kualitas anggota DPR dalam melakukan pengawasan.

"Kami tidak ingin pelaksanaan tugas ini dipandang sebagai sesuatu yang negatif atau melawan hukum. Sakit hati saya kalau kunjungan kerja ini dibilang melawan hukum, korupsi, dan segala macam," kata Rully kepada VIVAnews, 5 Mei 2011.

Rully kemudian menjelaskan, Komisi X melakukan kunjungan kerja ke Spanyol 24 - 30 April silam, untuk mempelajari keberhasilan Spanyol dalam memadukan prestasi olahraga dengan pariwisata. Pengelolaan kompetisi dan klub olahraga oleh swasta dinilai sukses menghasilkan prestasi luar biasa bagi Spanyol.

Komisi X, kata Rully, menganggap minimnya intervensi pemerintah di bidang olahraga menjadi kunci keberhasilan Spanyol meraih prestasi kelas dunia.

"Negara tidak banyak ikut campur. Jadi olahraga dikelola secara industri. Misalnya, mereka membangun kompetisi klub, dimana klub itu diberikan peluang untuk bisa mengelola diri sebagai sebuah industri," ujar Rully.

Indonesia pun diminta mulai menerapkan model pengelolaan olahraga oleh swasta. Perubahan ini dinilai penting untuk dapat mencapai prestasi dunia.

Selain itu, pengelolaan oleh swasta pun bisa menjadi industri yang menghasilkan perputaran uang, yang menguntungkan negara. Rully menjelaskan, misalnya harga tiket pertandingan Real Madrid versus Barcelona yang tiketnya selalu habis terjual walau harganya mencapai 500 Euro atau setara Rp8 juta.

"Sepakbolanya kian maju dikelola swasta dan mencetak pemain-pemain handal dunia. Cabang olahraga lain juga begitu," ucap politisi Partai Golkar ini.

Di sepakbola, Spanyol berhasil menjadi Juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Juara Piala Eropa tahun 2008. Sedangkan nama-nama petenis Spanyol seperti Rafael Nadal dan Carlos Moya berkali-kali menorehkan prestasi di cabang tenis. Pembalap Spanyol Fernando Alonso pun pernah menjadi juara termuda di Formula 1, sebelum dipecahkan Sebastian Vettel.

"Mereka berhasil menjadi juara dunia di semua itu," ucap Rully.



Dalam kunjungan kerja ke Spanyol, Komisi X sempat mengunjungi dua stadion keramat di Spanyol, markas klub Barcelona dan Real Madrid. Stadion yang dikunjungi itu adalah Camp Nou di Barcelona dan Santiago Bernabeu di Madrid. (eh)